Saturday, 6 June 2015

Visibility of System Status – Brave Frontier

1. Visibility of System Status
Sistem harus dapat menginformasikan kepada pengguna tentang apa yang terjadi pada system.

Ringkasan masalah
Sistem kurang baik dalam memberikan informasi kepada pengguna, apa yang sedang terjadi pada sistem saat pengguna melakukan interaksi tertentu.

Deskripsi masalah
Ketika berada pada jendela summon yang terlihat jelas hanyalah tombol summon, seringkali user tertipu dengan tulisan yang berada dibawahnya yang menjelaskan event yang sedang terjadi. Kadang tertulis rate up untuk unit yang ada pada gambar tersebut, kadang hanya tertulis rate up tetapi bukan untuk unit yang ada pada gambar.


Rekomendasi perbaikan
Diberikan sebuah peringatan tentang event apa yang sedang terjadi, sehingga tidak banyak user yang mengeluh

Severity rating (Nielsen 1995b) 

Menurut saya several rating untuk kasus ini adalah nomor 3. Karena begitu banyak nya keluhan akan hal tersebut dan harus segera diperbaiki.

Heuristic Evaluation

Kali ini saya akan membahas 10 Heuristic for User Interface berdasarkan Jacob Nielsen - (1995a).
Putusan aplikasi yang saya dapatkan kali ini adalah sebuah aplikasi game mobile yaitu Brave Frontier. 
Apa saja 10 Heuristic for User Interface berdasarkan Jacob Nielsen - (1995a)?

1. Visibility of system status
Sistem harus dapat menginformasikan kepada pengguna tentang apa yang terjadi pada system.

2. Match between system and the real world
Sistem harus ‘berbicara’ dalam bahasa yang biasa digunakan oleh pengguna. Kata,frasa, dan istilah yang digunakan mengikuti kebiasaan yang ada.
3.Consistency and standards
Pengguna tidak harus berpikir apakah kata, situasi, dan aksi yang berbeda ternyata memiliki arti yang sama.

4. User control and freedom
Pengguna kadang memilih pilihan yang salah dan memerlukan opsi ‘emergency exit’. Pengguna dapat keluar dari keadaan akibat pilihan yang salah tersebut tanpa perlu melewati kegiatan tambahan lainnya.

5. Error prevention
Sistem didesain sehingga mencegah pengguna melakukan kesalahan dalam penggunaan system. Bisa dilakukan dengan menggunakan pilihan konfirmasi.

6. Recognition rather than recall
Membuat objek, aksi, dan pilihan yang ada visible (jelas).

7. Aesthetic and minimalist design
Dialog seharusnya tidak mengandung informasi yang tidak relevan atau tidak terlalu diperlukan.

8. Flexibility and efficiency of use
Permudah pengguna untuk melakukan kegiatannya dengan lebih cepat.

9. Help and documentation
Sistem menyediakan bantuan dan dokumentasi yang berisi informasi tentang penggunaan system.

10. Help users recognize, diagnose, and recover from errors
Pesan kesalahan harus dijelaskan dalam bahasa yang jelas, menjelaskan masalah dan memberikan solusi.


Berikut ini adalah link untuk pembahasan pada aplikasi mobile Brave Frontier :

2. Match between system and the real world





Wednesday, 13 May 2015

Interaksi Manusia dan Komputer | Visualisasi Informasi

Visualisasi Informasi adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram, atau animasi untuk penampilan suatu informasi. Tujuan dari pembuatan visualisasi informasi antara lain: mengeksplor, menghitung, dan menyampaikan. Informasi yang divisualisasikan bersumber dari buku Statistika Indonesia 2014. Saya menggunakan data "Investasi"  halaman 401. Tools yang saya gunakan untuk membuat visualisasi infromasi ini adalah Infogram.

Berikut visualisasi dari data tersebut:

Wednesday, 4 March 2015

User Persona

  Here's my IMK first assignment :)



                               Semoga bermanfaat ^.^

Wednesday, 11 February 2015

User Interface yang menyebalkan

Pentinganya pemahaman mengenai interface kini menjadi tolak ukur yang patut untuk diperhitungkan.

Kali ini saya akan membahas mengenai game yang pernah saya mainkan yaitu WoW (World *f Warcraft)

Pada pengembangannya game ini cukup mengalami kemajuan yang sangat pesat dengan berjuta user yang bermain didalamnya, namun sangat disayangkan masih ada interface yang harus diperbaiki untuk kemajuan game ini kedepannya.

Contohnya saja seperti gambar dibawah ini

Kekurangan yang ditemukan pada interface tersebut terletak pada layout yang terlalu penuh, sehingga pemain merasa kesulitan pada jarak pandang didalam game. Hal tersebut bisa membuat user merasa terganggu dan tidak nyaman, karena banyak user yang menginginkan interface yang membuatnya nyaman dan tentunya menghibur. Tidak sedikit dari mereka yang ahirnya meninggalkan game yang interfacenya kurang menarik/menyebalkan untuk mencari game dengan interface yang lebih baik.

Semoga dengan adanya post ini bisa membangun game ini untuk kedepannya. ^^v

Tuesday, 4 November 2014

glimmer of hope

sepercik harapan
by : joeloww

aku berbicara dengannya melalui telfon genggam
menanyakan kabar, kegiatan dan apapun yang bisa kami bicarakan
malam itu, kami membicarakan kenangan kami
kenangan saat aku mulai berusaha mendekatinya
J "kau sudah punya pacar ?"
A "bukan urusanmu(sambil tersenyum)"
A "aku sempat berpacaran dengan orang lain"
J "aku tahu"
J "aku dengar kabarnya"
J "lalu kenapa kalian putus"
J "dia jahat padamu?"
A "tidak"
A "aku merasa dia tidak sungguh-sungguh mencintaiku"
J "tapi aku tau dia tergila-gila padamu"
A "apa kau tau"
A "karena kau pernah mencintaiku, aku sulit merasakan cinta orang lain"
 J "wow, sampai segitunya"
A "jangan merusak suasana"
J "A boleh aku bertanya"
A "ya?"
J "mengapa kau menahanku begitu lama saat aku mendekatimu"
A "kau tau..."
A "kata orang, masa masa paling indah, adalah masa pendekatan"
A "Saat sudah berpacaran, perasaan itu akan cepat hilang"
A "Jadi kupikir, sebaiknya aku membiarkan mu mengejarku lebih lama"
A "Sebaliknya, kalau kita langsung pacaran, rasanya kurang menyenangkan"
J "Dasar kau"
A "(tersenyum malu)"
J "A kau percaya dengan dunia paralel?"
J "Mungkin di dunia itu, kita berdua bisa berpacaran"
A "aku iri pada mereka, aku dan kau yang berada di dunia paralel bisa berpacaran"
A "Terima kasih karena telah mencintaiku(tersenyum)"
J "Terima kasih juga, karena telah membiarkanku mencintaimu(tersenyum)"
J "Kau adalah wanita yang paling kucintai"

tetiba telfon genggamku mati, tapi masih banyak hal yang ingin ku katakan.
Aku berbicara sendiri di telfon genggamku yang sudah mati.
aku ingin mengatakan bagaimana perasaanku selama ini, berapa banyak waktu yang ku buang untuk memikirkannya, tapi...



sekarang sudah tidak bisa lagi aku mengatakannya, sudah tidak ada lagi yang membuatku menghabis kan waktu begitu banyak untuk memikirkannya.
sekarang aku hanya ingin mengatakan.
meski saat terahir kali kau menelfonku disana hanya ada sepercik harapan, aku akan selalu berharap.

Wednesday, 15 January 2014

9 Summers 10 Autumn ( Iwan Setyawan lulusan Institut Pertanian Bogor )

Perangi Kemiskinan, Anak Supir Angkot Berjibaku Sampai ke New York

Jumat, 29 November 2013 07:30


Perangi Kemiskinan, Anak Supir Angkot Berjibaku Sampai ke New York
www.ayogitabisa.com
AyoGitaBisa.com - Di tengah pemberitaan pengemis bergaji Rp 25 juta, kisah-kisah orang yang memerangi kemiskinan dengan cara terhormat menjadi sangat berharga. Tidak semua orang miskin bercita-cita jadi pengemis. Lebih banyak yang masih mengandalkan kerja keras untuk sukses hidup di dunia.

Salah satunya adalah seorang anak supir angkutan kota asal Kota Malang, Jawa Timur, bernama Iwan Setyawan. Anak miskin bisa jadi 'middle name' nya saat dia kecil. Namun kini 'perantau sukses' adalah merk terbarunya.

Bermula dari mimpinya untuk bisa punya kamar sendiri. Iwan bosan dengan rumah kontrakan sempit yang dihuni tujuh anggota keluarganya. Pria kelahiran tahun 1974, belajar dengan rajin. Susah payah orang tua membiayainya menamatkan kuliah di Institut Pertanian Bogor. Namun gajinya selama tiga tahun sebagai data analyst tetap belum memuaskan. Hingga dia pun mencoba merantau dari Kota Apel Malang ke kota 'Big Apple', New York City di Amerika sana.

Malang melintang, Iwan memacu karier selama 10 tahun. Hingga akhirnya dia menjabat Director Internal Client Management Data Analysist and Consulting Nielsen Consumer Research New York. Hanya cinta yang akhirnya membuat dia kembali ke Indonesia.

Di sini, saya ingin berterima kasih pada semua orang yang mendukung saya. Dan saya ingin melakukan sesuatu yang touch people (menyentuh langsung persoalan manusia), ungkapnya saat hadir di HUT ke-11 kampus UIN Syarifhidayatullah, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Iwan pun merekam jejak perjalanan hidupnya dalam novel '9 Summers 10 Autumns' yang laris di pasaran.

"Semakin kita jauh merantau itu membesarkan hati. Merantau itu membuat saya menyadari semakin jernih rasa cinta kita terhadap kampung halaman dan keluarga," tambahnya.

"Di Amerika, east coast ke west coast bahasanya Inggris semua. Makanannya burger semua. Look at Indonesia, ke Yogya makan Gudeg and than di Sunda makan ijo - ijoan, betapa unique differencess yang membuat Indonesia indah dan membuat kita semakin cinta negeri kita saat merantau," cerita Iwan.

Sebagai sesama perantau, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan juga tak mau kalah mengungkapkan pentingnya kembali ke tanah air setelah memetik sukses di negeri orang. Gita yang duduk satu sofa dengan Iwan saat acara berlangsung,

"Jangan sekali - kali kita lupa dengan akar kita," timpal Gita yang 12 tahun hidup di luar negeri dan memutuskan kembali ke Indonesia untuk melakukan 'pay back' atas semua sukses hidupnya.

"Saya pernah merasakan tinggal di Bangladesh dan India, kemudian ke Amerika. Tapi selama 12 tahun saya merantau di luar sana, saya tetap berpikir untuk kembali ke Indonesia. You never leave your roots," papar Gita Wirjawan kepada ratusan mahasiswa.

Mereka sepakat menjadi perantau di negeri orang membuat kita belajar menghargai kehidupan dan lebih mencintai negeri asal kita. Indonesia.

Sumber : http://www.ayogitabisa.com/siapa-gita/perangi-kemiskinan-anak-supir-angkot-menjelajah-sampai-ke-new-york.html?utm_source=merdeka&utm_medium=stories&utm_campaign=ayogitabisa